6 Keahlian yang Harus Dicantumkan di CV

6 Keahlian yang Harus Dicantumkan di CV

Di era teknologi yang semakin maju ini, agan harus bisa bikin CV kreatif lohh, yang bisa membuat orang tertarik pada agan. Kalau agan bisa membuat itu bukan hanya calon pacar ajah yang menarik melainkan pekerjaan yang agan sukai juga bisa dilamar dan didapat. hehehe

Yap CV atau curriculum vitae adalah gambaran pada diri anda gan. Memiliki CV yang efektif dan menarik akan meningkatkan kesempatan Anda dalam mendapatkan pekerjaan idaman agan.

Seperti sebuah laporan World Economic Forum’s Future of Jobs tentang bagaimana perkembangan teknologi seperti virtual reality, intelegensi tiruan dan robot dua tahun mendatang (2020) bakal mempengaruhi perusahaan dan apa yang mereka inginkan dari karyawannya. Oleh karenanya, para kandidat atau pelamar mestinya punya kemampuan yang sesuai dengan yang diharapkan.

Periset World Economic Forum’s Future of Jobs mewawancarai 350 eksekutif dari sembilan industri besar di dunia. Seperti dilansir dari Daily Mail, periset mengemukakan enam keahlian yang menurut mereka perlu dicantumkan pada CV.

1. Fleksibilitas kognitif, mampu menghasilakan atau menggunakan berbagai aturan untuk di kombinasiakan dalam cara yang berbeda. Beberapa pekerjaan bakal menuntut kemampuan kognitif tinggi seperti kreativitas, pemikiran logis, dan kepekaan dalam melihat persoalan.

2. Pengambilan keputusan, banyak sebuah perusahaan mencari orang yang terampil mempertimbangkan sebuah tindakan yang berbiaya relatif dan bermanfaat serat bisa memutuskan mana yang paling tepat. Kemampuan untuk mengambil keputusan memang terdengar usang, tapi keputusan yang diambil ialah keputusan berdasar data.

3. Kecerdasan emosional, dapat memahami reaksi orang lain dan alasan mengapa mereka bereaksi demikian. Secar umum, kemampuan sosial atau social skill seperti persuasi, kecerdasan sosial dan kemampuan mengajari yang lain akan lebih banyak diperlukan dalam berbagai industri daripada kemampuan teknis seperti pemograman atau peralatan dan kontrol.

4. Kreativitas, diperlukannya karena kebutuhan teknologi masa kini. Pimpinan perusahaan dipastikan mencari orang yang bisa berpikir kreatif untuk mengaplikasikan suatu teknologi pada sebuah produk dan layanan.

5. Berpikir kritis, Segala sesuatu yang serba otomatis memang menuntut banyak permintaan. Ini karena mesin perlu diperintah dengan etis dan optimal. Oleh karenanya, perusahaan perlu orang yang mampu mengevaluasi kinerja teknologi sehingga bisa menguntungkan perusahaan.

6. Mampu mengatasi persoalan yang rumit, Perusahaan tetap memerlukan pegawai untuk menginterpretasikan data yang disuplai oleh teknologi.
Contoh mudahnya, seseorang naik motor menggunakan Google Maps mungkin bisa saja masuk ke jalan yang hanya boleh dilalui mobil. Ini bisa terjadi kalau orang tersebut mengikuti peta saja tanpa memperhatikan rambu-rambu lalu lintas. Seperti halnya di perusahaan, penggunaan teknologi juga masih memerlukan keberadaan manusia untuk menganalisis dan berdiskusi untuk menemukan solusi terbaik.

SUMBER : KASKUS

FacebookGoogle+LinkedInPinterestShare